expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Pasang Iklan Disini

Pasang Iklan Disini
Tampilkan postingan dengan label Indonesia News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indonesia News. Tampilkan semua postingan

Rabu, 16 April 2014

Kumpulan Akun Twitter Pemain Timnas U-19 Indonesia

    Haloo.. pada kesempatan kali ini berhubung sedang tidak ada artikel menarik untuk di posting, saya akan men-share nama-nama akun twitter U-19. Seiring dengan prestasi mereka yang kian mantap, sudah banyak tim hebat yang dikalahkan, semakin naik daun juga nama-nama mereka. Ucapan coach Indra Sjafri yang menyebut "Sekarang Indonesia Macan Asia" pun bukan hanya bualan belaka. Sudah saatnya generasi emas Indonesia berbicara.

    Nah.. Nama-nama akun twitter pemain Timnas U-19 dibawah ini saya ambil dari akun twitter yang di follow coach Indra Sjafri sendiri. Jadi kalau ada yang salah jangan salahkan saya ya.. salahkan coach Indra aja.. hehe. Okelah langsung saja lihat dibawah ya..







Permalink gambar yang terpasang



Jumat, 28 Maret 2014

Gempar: Poros Bumi Sedang Beralih Arah



   Kutub Bumi nantinya akan beranjak 1 mil dalam sehari !! Pada tahun 2007 , Medan kutub utara beranjak dari Kanada Utara kearah Siberia di Rusia pada tingkat 35 mil dalam setahun . Ini berarti arah kompas beranjak 35 mil mendekati Rusia dalam tahun tersebut .. Pergeseran kutub bumi ini mengakibatkan jajaran kompas dan arah utara sebenarnya semakin signifikan perbedaannya .

   Hingga membuat arah panduan beberapa landasan pesawat tidak lagi berlaku . Ia semakin mempengaruhi kegiatan manusia hinggakan bandara internasional Tampa di Florida terpaksa memodifikasi tanda arah di landasan dengan posisi yang baru . Bandara tersebut terpaksa ditutup selama sebulan untuk renovasi .









Selasa, 26 November 2013

Teuku Wisnu Gubernur Aceh Selanjutnya ?

     
        Menjadi artis terkenal Indonesia ternyata bukanlah cita-cita yang diidamkan pria berdarah Aceh kelahiran Jakarta ini. Seperti halnya kebanyakan artis lainnya yang terjun ke dunia politik, menjadi orang nomor satu di Aceh merupakan salah satu impian besarnya sejak kecil.

         Diakui Teuku Wisnu sendiri, niatnya tak pernah surut untuk menjadi gubernur. "Gue pengen banget memajukan daerah sendiri, memeratakan ekonomi. Apalagi akibat tsunami banyak bangunan hancur dan masih banyak lagi," ujarnya. Untuk mewujudkan keinginannya, aktor dalam film Cinta Fitri ini mengambil studi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jurusan Internasional Universitas Atmajaya, jakarta.





       



Aceh Jadi Acuan Polwan Berjilbab

 
  Sekarang polisi wanita tidak perlu takut-takut apalagi sembunyi-sembunyi dalam memakai jilbab saat bertugas. Kapolri pun sudah memberikan lampu hijau tidak ada paksaan bagi polwan yang ingin mengenakan jilbab, begitupun juga Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jakarta juga sudah membebaskan semua anggota Polwan untuk mengenakan jilbab.

     Sebagian besar masyarakat pun mengapresiasi keputusan Polda Metro Jaya mengizinkan anggota polwannya mengenakan jilbab. Namun, Polda Metro Jaya sendiri memiliki acuan sendiri dalam design jilbab yang dikenakan anggota polwannya.



  


Kamis, 14 November 2013

Lokasi Peninggalan Harta Karun Kerajaan Aceh, Telah Ditutup


     Lokasi perburuan harta karun oleh warga Banda Aceh di sungai Muara Gampong Pande, akhirnya ditutup. Setelah sempat heboh awalnya oleh penemuan beberapa koin emas berbentuk uang dirham oleh pencari tiram (11/11), dan juga di temukan lagi beberapa benda bersejarah peninggalan Kerajaan Islam Aceh seperti pedang, batu nisan, dan koin emas lainnya oleh para warga yang berbondong-bondong mencari harta karun, kini sudah dihentikan oleh Pemerintah Kota Banda Aceh.

     Para kolektor pun tak mau ketinggalan, mereka juga berduyun-duyun datang ke lokasi, sebagian besar dari mereka membeli langsung dari warga yang mendapatkan harta karun di Muara Gampong Pande tersebut. Para kolektor mematok harga dari harga Rp. 300.000 - Rp. 500.000 per-kepingnya.





Warga mencari emas di muara Gampong Pande, Banda Aceh. (Salman Mardira/Okezone)


Rabu, 13 November 2013

Jika Referendum dilakukan, Merdeka ataukah Tetap bersama NKRI yang dipilih rakyat Aceh?



   Membuka memori kenangan November 14 tahun silam, pernah suatu ketika saat Kutaraja (sekarang Banda Aceh) di penuhi oleh jutaan rakyat Aceh. Konflik yang tak kunjung selesai menjadi pemicunya. Kala itu semua masyarakat Aceh bersatu tekad untuk mengakhiri konflik yang sudah memuncak itu. Saat itu terdengar isu yang mencuat dalam referendum "Merdeka" atau "Referendum".

    Saat itu Mesjid Raya Baiturahman menjadi saksi atas dilaksanakannya sidang rakyat dari seluruh elemen masyarakat dari semua daerah di Aceh. Emosi yang sudah sangat memuncak terhadap ketidakadilan yang menimpa Aceh membuat rakyat Aceh menuntut merdeka ataukah Otsus di Aceh.







Sabtu, 09 November 2013

GANJA dalam masakan Aceh Mitos atau Fakta?

   Sudah menjadi buah bibir kalau Aceh selain budayanya, Aceh juga terkenal akan kopi dan masakannya.
bagi mereka yang pernah berkunjung ke Aceh, atau pernah mencicipi masakan khas Aceh 95% saya jamin
akan mengacungi jempol karena saya sendiri sudah melihat respon mereka ketika mencicipi masakan Aceh dan kopi tentunya.


   Namun, 95% dari mereka pasti saya jamin akan menanyakan "apakah masakan dan juga kopi Aceh mengandung ganja/mengandung biji ganja?"








Senin, 09 September 2013

Hutang Jasa Indonesia Terhadap Aceh


 Jasa rakyat Aceh terhadap negeri ini sungguh amat besar. Ketika pemerintah pusat di Yogya ditangkap Belanda dalam perang mempertahankan kemerdekaan, dibentuklah PDRI (Pemerintahan Darurat RI) yang berpusat di Bukittingi, Sumatera Barat. Yang tidak diketahui khalayak banyak, semua pengeluaran dan dana operasionil PDRI ini dibiayai oleh rakyat Aceh.


Dari dana operasionil Staf Angkatan Laut, dan Staf Angkatan Udara, misi diplomasi Dr. Soedarsono ke India dan L. N. Palar di markas besar PBB di New York, AS, dana operasional perwakilan RI di Penang dan Singapura, ongkos pengeluaran duta keliling RI Haji Agus Salim dan biaya konferensi Asia di New Delhi, India, seluruhnya juga ditanggung oleh rakyat Aceh.